Chery Group resmi memperkenalkan strategi global AiMOGA Robotics di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Langkah ini menandai transformasi Chery dari sekadar produsen otomotif menjadi ekosistem teknologi berbasis AI dan robotika, sekaligus menjawab tantangan industri global yang menuntut ketahanan, kolaborasi lintas sektor, dan adopsi teknologi cerdas.
Otomotif + Robotika: Visi Ekosistem Teknologi
Melalui pendekatan “Otomotif + Robotika”, Chery berkomitmen mempercepat transfer teknologi, memperkuat rantai pasok, dan membuka peluang kemitraan global. Zhang Guibing, General Manager AiMOGA Robotics, menegaskan bahwa AiMOGA ditujukan menjadi asisten AI manusia yang terpercaya dengan integrasi mendalam antara kendaraan cerdas dan robotika.
Demonstrasi Interaktif di IIMS 2026
Pengunjung IIMS 2026 disuguhkan pengalaman langsung dengan robot humanoid AiMOGA “MOI” yang mampu menari, menulis kaligrafi, dan berinteraksi dengan publik. Chery juga memamerkan robodog yang bisa duduk, bersalaman, hingga menari, menunjukkan bagaimana inovasi robotika dapat hadir secara komunikatif dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Target Ambisius Hingga 2030
Chery menyiapkan roadmap lima tahun dengan target penjualan global lebih dari 90.000 unit robot quadruped dan 40.000 unit robot humanoid pada 2030. Produk ini akan menyasar berbagai sektor, mulai dari pemasaran, pendidikan, pendampingan, industri, hingga layanan rumah tangga.
Lompatan Teknologi: Dari L2 ke L3
Xia Peng, Executive Vice General Manager AiMOGA Robotics, mengungkapkan bahwa setelah tiga tahun riset intensif, AiMOGA berhasil mencapai kapabilitas L3 (level asistensi). Pencapaian ini ditopang oleh teknologi EV Chery, platform cloud MoLink, serta sistem persepsi multimodal dengan model visi-bahasa MoNet.
Ekspansi Global dengan Jaringan Chery
Didukung jaringan internasional Chery yang melayani lebih dari 17,7 juta pengguna di 120 negara, AiMOGA siap mempercepat ekspansi global. Robot humanoid AiMOGA bahkan telah memperoleh sertifikasi perangkat keras dan lunak Uni Eropa, serta hadir di lebih dari 30 negara termasuk Indonesia, Malaysia, UEA, dan Afrika Selatan.
