Site icon reviewcorner.id | Tech Reviews, News, Tips & Tricks

Review Infinix Smart 10 Plus: Satu Jutaan Tapi Fiturnya Banyak

Infinix Smart 10 Plus hadir di Indonesia guna memberikan pilihan smartphone kelas entry level dengan tawaran fitur-fitur menarik. Ini merupakan varian dari Smart 10 Series, ini merupakan seri tertinggi dibanding dua lainnya yaitu Smart 10 dan Smart 10 HD. Peningkatan fitur dan spesifikasi jelas jadi pembeda dibanding dua varian lainnya.

Unboxing Paket Penjualan

Selain unit Infinix Smart 10 Plus, paket penjualannya sudah menyertakan charger 18W, kabel USB type-C, soft case, SIM tray ejector, kartu perdana Smartfren, serta panduan dan kartu garansi. Sebagai pelindung tambahan, layarnya sudah langsung terpasang screen protector.

Desain Infinix Smart 10 Plus

Infinix Smart 10 Plus hadir dalam empat pilihan warna yaitu Sleek Black, Titanium Silver, Iris Blue, dan Ruby Red. Dan unit yang kami uji memiliki warna iris Blue. Bagian bodi belakangnya menggunakan bahan plastik solid dengan lapisan kesat yang sudah mendapatkan sertifikasi IP64 yang artinya perlindungan dari debu dan tahan terhadap percikan air.

Desainnya flat dengan ketebalan 7,99 mm dan bobot 198 gram. Ini terbilang tipis dan ringan mengingat kapasitas baterai yang digunakannya cukup besar yaitu 6.000 mAh. Pada bagian belakang, desain frame kameranya menurut saya terkesan kurang kekinian. Bentuknya memanjang yang terdapat dua kamera serta satu led flash.

Penempatan tombol fisik masih standar dimana sisi kanan ada Volume dan Power, sedangkan sisi kanan terdapat slot kartu yang mendukung hingga 2 kartu nano SIM dan satu kartu microSD. Sisi atas terdapat speaker, dan sisi bawah ada speaker, port USB, dan jack audio 3.5mm. Speakernya memang bersuara stereo dengan sertifikasi DTS.

Layar Infinix Smart 10 Plus

Layarnya berukuran 6,67 inci dengan panel IPS LCD. Resolusinya 720 x 1600 pixel atau HD+. Meski demikian dukungan refresh ratenya tinggi mencapai hingga 120 Hz dengan color gamut NTSC sebesar 72 persen, bagus untuk smartphone harga satu jutaan. Tingkat kecerahannya mencapai hingga 700 nit yang saat kami coba di luar ruang siang hari tampilan kurang nyaman dan tidak terlalu jelas.

Buat yang suka multitasking, layarnya mendukung split-screen yang bisa membuka dua aplikasi sekaligus dalam satu layar. Ada pula fitur Dynamic Bar yang menampilkan pesan notifikasi berupa desain punch hole yang ukurannya berubah-ubah.

Spesifikasi Infinix Smart 10 Plus

Seperti beberapa smartphone entry level di harga satu jutaan, SoC Unisoc T7250 dengan artsitektur 12nm jadi pilihan. Pilihan ini sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan untuk beberapa game kompetitif dengan pengaturan yang disesuaikan.

RAM-nya punya kapasitas 8 GB LPDDR4x dan masih bisa ditambah secara virtual melalui fitur MemFusion dengan pilihan hingga 8 GB. Dengan total hingga 16 GB tersebut menjadikan segala aktivitas, terutama saat menjalankan banyak aplikasi secara bergantian tetap lancar.

Kapasitas penyimpanannya hanya tersedia dalam satu pilihan kapasitas yaitu 128 GB dengan jenis UFS 2.2 yang lebih kencang dibanding eMMC. Mendukung pula penambahan penyimpanan eksternal microSD hingga 2 TB.

Spesifikasi lengkap Spesifikasi Infinix Smart 10 Plus bisa dilihat di tabel berikut ini.

Chip Unisoc T7250 (12nm) Octa-core
GPU Mali-G57
RAM 8 GB GB LPDDR4X
Memori Penyimpanan 128 GB eMMC 5.1
Jaringan 2G/3G/4G/4,5G
Layar 6,67″, IPS LCD, 1.600 x 720, 120Hz
Kamera Belakang 8 MP wide f/2.0

2 MP depth f/2.0

Resolusi video: Hingga 2K@30 fps

Kamera Depan 8 MP (f/2.0)
Resolusi video: Hingga 2K@30 fps
Konektivitas USB 2.0 Type-C, Bluetooth 5.3, WiFi 802.11b/g/n/ac, GPS
Baterai 6.000 mAh
Sistem Operasi Android 15 (XOS 15.1)
Dimensi 165,62 x 77,01 x 7,99 mm
Berat 198 gram
Warna Sleek Black, Titanium Silver, Iris Blue, Ruby Red

 

Kamera Infinix Smart 10 Plus

Kamera belakang dengan resolusi 8 MP jadi hal yang dimaklumi untuk smartphone satu jutaan. Secara fisik ada dua kamera, dan kamera satunya merupakan kamera depth 2 MP yang bisa dibilang hanya sebagai pelengkap. Pilihan mode yang ada cukup beragam, mode malam, beauty, sampai dual video.

Namun yang terbilang istimewa, dukungan resolusi untuk perekaman videonya terbilang tinggi mencapai 2K dengan frame rate 30 fps. Meski belum disertakan fitur stabilizer. Hal yang sama juga terdapat pada kamera depan dengan resolusi 8 MP dan dukung rekam video hingga 2K @30fps.

Fitur kamera cukup lengkap, dari AI, mode malam, beauty, sampai dual video. Bahkan bisa rekam video di resolusi 2K, meskipun belum ada stabilizer. Tapi buat konten harian, udah cukup banget kok.

Hasil foto pada kondisi siang terbilang baik di kelasnya. Bahkan dengan dukungan zoom hingga 2x, hasilnya juga masih cukup baik. Tangkapan warna memang terlihat sedikit pucat namun dengan detil yang tetap terjaga.

Untuk foto malam, memang tidak bisa berharap banyak jika ingin mendapatkan gambar yang tajam. Hasil foto sudah cukup untuk sekedar dokumentasi yang tidak butuh detil tinggi. Namun lagi-lagi kami tidak bisa komplain dan sudah mumpuni untuk smartphone di kelasnya.

Berikut beberapa hasil tangkapan foto:

Infinix juga menyematkan beberapa fitur AI untuk penyuntingan foto. Terdapat fitur Magic Eraser untuk menghapus beberapa latar yang ingin dihilangkan. Meski hasilnya tidak teerlalu rapi. Selain itu terdapat pula fitur Dynamic dan Enhanced.

Kinerja Infinix Smart 10 Plus

Performa yang dihasilkan Antutu mendapatkan skor 273.872 poin. Sementara skor PCMark mencapai 8.420 poin serta skor single-core 439 poin dan multi-core 1.478 poin di Geekbench. Performa ini sudah mumpuni untuk menjalankan berbagam aplikasi, termasuk game. Kami juga coba menjalankan beberapa game kompetitif seperti Free Fire dan Mobile Legends yang bisa dimainkan dengan lancar dan nyaman dalam pengaturan grafis default.

Selain itu, suhu yang dihasilkan saat beban tinggi tidak berlalu besar. Contohnya saat saat benchmarking Antutu peningkatan suhu hanya sekitar 2,3 derajat celcius saja. Dengan suhu rendah, berimbas pada performa yang stabil. Hal ini terlihat dari pengujian Antutu yang kami jalankan sebanyak tiga kali dengan skor yang tidak jauh berbeda.

Baterai Infinix Smart 10 Plus

Seperti disebut sebelumnya, yang jadi salah satu unggulan smartphone ini adalah kapasitas baterai yang besar yaitu 6.000 mAh. Dan kapasitas ini tidak main-main. Pada pengujian kami menggunakan aplikasi PCMark for Android, baterai mampu bertahan hingga 18 jam 1 menit.

Hanya saja sayangnya, dukungan fast charging-nya hanya menyertakan adapter 18 watt. Dengannya pengisian baterai hampir mencapai 2 jam.

Fitur AI dan Menarik Lainnya

Sistem operasi yang digunakan berbasis Android 15 dengan antarmuka XOS 15.1. Dengan harga satu jutaan, ternyata sistem ini juga menyematkan fitur AI. Selain pada penyuntingan foto, ada tiga fitur AI yang terdiri dari Folax Voice, Document Assistant, dan Writing Assistant. Ketiganya cocok untuk produktivitas bagi yang ingin melakukan meeting atau mendapatkan ringkasan dari suatu dokumen.

Sementara fitur menarik lainnya yang biasa disematkan pada smartphone kelas menengah juga hadir disini. Diantaranya terdapat sensor sidik jari di tombol Power mengingat layarnya masih berjenis IPS. Mendukung pembukaan layar dengan face recognition. Koneksi NFC juga sudah tersemat sehingga memudahkan pengguna saat transaksi digital. Dan yang tidak kalah menarik adalah infra red yang mendukung penggunaan remote control untuk perangkat elektronik lainnya. Ada pula fitur Instan Transfer dan Tap to Share yang berguna untuk mengirim file antar perangkat Infinix Smart 10 Series dengan cepat.

Kesimpulan

Infinix Smart 10 Plus dibanderol dengan harga Rp1.499.000. Dan jika beruntung Anda bisa mendapatkannya dengan harga spesial di Rp1.449.000. Dengan harga segitu, Infinix Smart 10 Plus punya banyak fitur menarik. Jika dilihat dari spesifikasi, kombinasi SoC dan RAM serta ROM sudah mumpuni untuk aktivitas keseharian tanpa lemot.

Anda juga akan mendapatkan fitur semacam NFC, sensor sidik jari, serta sensor infra red untuk remote control. Tidak hanya itu, smartphone ini juga sudah memiliki fitur tambahan menarik lain seperti Dynamic Bar ala-ala Dynamic Island-nya iPhone, serta fitur Split Screen.

Exit mobile version