//Strava Ungkap Tren Olahraga Gen Z di Laporan Year in Sport 2025

Strava Ungkap Tren Olahraga Gen Z di Laporan Year in Sport 2025

Strava merilis edisi ke-12 laporan tahunan Year in Sport: Trend yang menyoroti pergeseran perilaku generasi muda. Gen Z kini lebih memilih aktivitas fisik dibanding doomscrolling di media sosial. Analisis miliaran data aktivitas dan survei terhadap 30.000 responden menunjukkan olahraga menjadi cara utama mereka membangun koneksi, komunitas, dan gaya hidup sehat.

Lari, Jalan Kaki, dan Latihan Beban Jadi Favorit

Sepanjang 2025, lari tetap mendominasi sebagai olahraga paling populer di Strava, dengan partisipasi race meningkat tajam. Gen Z tercatat 75% lebih sering menjadikan event lari sebagai motivasi dibanding Gen X. Selain itu, latihan beban dan jalan kaki juga naik daun, terutama di kalangan perempuan. Lebih dari separuh pengguna Strava kini mencatat lebih dari satu jenis olahraga, menandakan rutinitas yang semakin beragam.

Gen Z Investasi Waktu dan Uang untuk Kebugaran

Meski terdampak inflasi, Gen Z tetap meningkatkan pengeluaran untuk kebugaran. Sebanyak 30% berencana menambah budget fitness pada 2026, dengan perangkat wearable menjadi investasi utama. Menariknya, 64% lebih memilih membeli perlengkapan olahraga dibanding menghabiskan uang untuk kencan. Pertumbuhan klub di Strava pun melonjak hampir empat kali lipat, memperkuat tren komunitas offline yang berawal dari platform digital.

Perjalanan Aktif dan Perlengkapan Populer

Gen Z menjadikan olahraga sebagai bagian dari liburan, baik domestik maupun internasional. Hiking, olahraga musim dingin, dan olahraga air menjadi alasan utama bepergian. Dari sisi perlengkapan, smartphone masih jadi perangkat paling populer untuk merekam aktivitas, disusul Garmin dan Apple Health. Apple Watch memimpin kategori jam tangan, sementara ASICS Novablast menjadi sepatu lari terfavorit tahun ini.

  Selamat Datang Keluarga Asus Zenfone 5

Papan Peringkat Kota Global

Data Strava juga mengungkap kota-kota paling aktif dan unik di dunia. Uri, Swiss, dinobatkan sebagai lokasi paling Instagramable, sementara Copenhagen menjadi area metro tercepat. Di Indonesia, Sulawesi Utara mencatat langkah harian terbanyak, sedangkan Yogyakarta unggul sebagai kota dengan aktivitas pagi paling tinggi. Tren ini menegaskan bahwa olahraga kini menjadi gaya hidup lintas generasi dan lintas kota.