Indonesia resmi menyambut kehadiran AGIBOT, robot humanoid berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diperkenalkan melalui ajang AGIBOT Partner Conference Indonesia (APC Indonesia) di Jakarta.
Acara ini menjadi momentum penting bagi perkembangan teknologi robotika di tanah air, sekaligus menandai langkah strategis AGIBOT dalam menghadirkan layanan Robot as a Service (RaaS) yang memungkinkan perusahaan maupun masyarakat mengakses teknologi robot tanpa harus melakukan pembelian langsung.
Peluncuran AGIBOT di Jakarta bukan sekadar pameran teknologi, melainkan sebuah langkah strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan embodied AI di Asia.
Dengan dukungan mitra lokal dan asosiasi teknologi, AGIBOT siap menjadi pionir dalam menghadirkan robot humanoid yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri di era digital.

Inovasi Teknologi yang Diperkenalkan
Dalam peluncuran tersebut, AGIBOT menampilkan berbagai portofolio produk unggulan, mulai dari AGIBOT X2 yang memukau audiens dengan atraksi pencak silat, hingga AGIBOT A3 sebagai humanoid berukuran penuh. Selain itu, hadir pula AGIBOT G2 untuk kebutuhan industri, AGIBOT D1 Pro/Edu untuk sektor pendidikan, serta AGIBOT C5 sebagai robot pembersih skala besar.
Kehadiran lini produk ini menunjukkan komitmen AGIBOT dalam menghadirkan solusi robotika yang dapat diaplikasikan di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, keamanan, hingga entertainment dan edukasi.
Selain itu, AGIBOT memperkenalkan pendekatan XYZ Curve sebagai strategi pengembangan industri embodied AI, serta tujuh skenario produktivitas yang mencakup manufaktur pintar, logistik, resepsionis, keamanan, entertainment, hingga riset dan edukasi.

Kemitraan Strategis di Indonesia
Peluncuran AGIBOT di Indonesia tidak dilakukan sendiri. PT Denka Pratama Indonesia menjadi mitra utama dalam menghadirkan teknologi ini, sementara PT Robotika Futuristik Indonesia (robotshow.id) ditunjuk sebagai mitra resmi penyewaan robot humanoid dan robodog.
Dukungan juga datang dari berbagai asosiasi seperti AI Forum Indonesia (AIFI), Asosiasi Robotika & Kecerdasan Artifisial Indonesia (ARKAI), AI Community (AICO), serta Sekreativ Ai, yang bersama-sama membangun ekosistem kolaboratif untuk mempercepat adopsi teknologi AI berwujud fisik di Indonesia.

Dampak dan Prospek ke Depan
Dengan dihadiri lebih dari 300 peserta dari sektor teknologi, bisnis, dan industri, APC Indonesia menjadi bukti antusiasme tinggi terhadap kehadiran AGIBOT. Model bisnis RaaS yang ditawarkan diyakini akan memperluas akses terhadap teknologi robotika, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mendorong transformasi digital nasional.
Kehadiran AGIBOT di Indonesia diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta membuka peluang baru bagi industri kreatif, pendidikan, dan layanan publik.










