//OpenAI Hentikan Layanan Sora AI Video Generator

OpenAI Hentikan Layanan Sora AI Video Generator

Baru-baru ini, OpenAI resmi mengumumkan penghentian layanan aplikasi Sora, sebuah platform AI video generator yang sempat viral dan mendominasi App Store. Keputusan ini juga menandai pergeseran strategi perusahaan yang kini lebih fokus pada pengembangan AI untuk kebutuhan enterprise, termasuk di bidang coding, analisis data, dan riset robotika.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui platform X, OpenAI menyatakan bahwa layanan Sora, baik dalam bentuk aplikasi konsumen maupun API, akan dihentikan. Namun, perusahaan belum menginformasikan tanggal pasti kapan layanan tersebut akan resmi dihentikan.

“Kami telah memutuskan untuk menghentikan Sora di aplikasi konsumen dan API. Tim riset kini akan fokus pada pengembangan simulasi dunia sebagai dukungan untuk kemajuan robotika,” jelas perwakilan OpenAI.

Saat pertama kali diluncurkan, Sora langsung menarik perhatian publik. Kemampuan teknologi AI-nya dalam menghasilkan video realistis membuat aplikasi ini cepat menduduki posisi puncak di App Store Amerika Serikat. Banyak kreator dan profesional melihat Sora sebagai masa depan produksi konten visual.

Walaupun populer pada awalnya, data dari Appfigures menunjukkan bahwa performa aplikasi ini mulai menurun secara signifikan sejak awal tahun 2026. Penurunan ini terjadi baik dari sisi jumlah unduhan maupun pengeluaran pengguna.

Pada bulan Desember, yang biasanya menjadi puncak pertumbuhan untuk aplikasi digital, Sora justru mengalami penurunan jumlah unduhan hingga 32 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini menjadi tanda bahwa minat pengguna terhadap platform AI video generator tersebut mulai menurun.

Penutupan Sora sejalan dengan perubahan strategi besar OpenAI setelah peluncuran GPT-5.2, yang dilakukan sebagai respon atas persaingan ketat dari model AI lain seperti Gemini milik Google. Tidak lagi berfokus pada pasar konsumen kreatif, OpenAI sekarang mengerahkan sumber daya untuk segmen profesional dan enterprise. Tujuannya adalah meningkatkan profitabilitas melalui solusi AI yang lebih relevan bagi bisnis, seperti asisten coding berbasis AI, analisis data otomatis, dan sistem AI untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.

  TP-Link Awali 2018 dengan Beragam Produk Baru

Selain itu, OpenAI juga memperdalam riset di bidang simulasi dunia (world simulation) yang dianggap penting sebagai fondasi pengembangan robotika masa depan. Dengan demikian, sumber daya komputasi yang tadinya dipakai untuk Sora dialihkan ke proyek-proyek dengan dampak jangka panjang yang lebih besar.

Keputusan ini juga membawa dampak finansial. Disney membatalkan kerja sama strategis dengan OpenAI yang sebelumnya bernilai besar. Akibatnya, potensi investasi hingga US$1 miliar tidak terwujud. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan arah bisnis OpenAI juga memengaruhi hubungan dengan para mitranya, bukan hanya produk.

Penutupan Sora menjadi tanda penting bagi industri AI video. Meski teknologi ini menjanjikan, adopsi massal ternyata memiliki tantangan seperti kebutuhan komputasi tinggi, monetisasi, dan retensi pengguna. Di sisi lain, langkah OpenAI juga menunjukkan bahwa AI untuk enterprise kini menjadi medan persaingan utama. Perusahaan teknologi besar lebih fokus mengembangkan solusi yang dapat langsung meningkatkan produktivitas bisnis dibandingkan hanya menyediakan tools kreatif untuk konsumen.