ZTE Corporation bersama MyRepublic Indonesia resmi meluncurkan Project Ascend pada Februari 2026 di Jakarta. Melalui inisiatif ini, MyRepublic menghadirkan layanan MyRepublic Air, berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) dengan memanfaatkan spektrum 1,4 GHz. Tujuannya adalah memperluas akses internet berkecepatan tinggi ke wilayah di luar pusat perkotaan.
Mendorong Akses Digital Inklusif
Project Ascend dirancang untuk menjangkau berbagai daerah di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, sehingga masyarakat di wilayah dengan kepadatan menengah hingga rendah dapat menikmati konektivitas yang lebih merata. Langkah ini sejalan dengan agenda transformasi digital nasional, mendukung akses ke pendidikan, layanan kesehatan, UMKM, serta layanan publik lainnya.
Komitmen MyRepublic dan ZTE
Hendra Gunawan, CTO MyRepublic Indonesia, menegaskan bahwa broadband kini menjadi infrastruktur esensial, bukan lagi kemewahan. Dengan dukungan teknologi end-to-end dari ZTE—meliputi Radio Access Network (RAN), CPE, core network, wireless backhaul, hingga sistem kelistrikan—implementasi jaringan dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan siap menghadapi pertumbuhan trafik data di masa depan.

Richard Liang, President Director ZTE Indonesia, menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat ekosistem broadband nasional, memberdayakan masyarakat, dan mendukung pelaku usaha di berbagai wilayah.
Dampak Jangka Panjang
Melalui Project Ascend, ZTE dan MyRepublic berkomitmen mendukung strategi digital Indonesia dengan menghadirkan solusi konektivitas yang inklusif, memperkuat daya saing regional, serta mendorong pembangunan ekonomi digital berkelanjutan.










