Canva resmi memperkenalkan AI Canva 2.0 pada acara Canva Create di Los Angeles, 16 April 2026. Peluncuran ini menjadi evolusi terbesar sejak platform desain berbasis browser tersebut hadir pada 2013. Dengan lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan, Canva kini bertransformasi dari sekadar alat desain menjadi sistem inti untuk mendukung alur kerja kreatif dan produktif.
Fitur Utama AI Canva 2.0
AI Canva 2.0 menghadirkan lapisan arsitektur baru yang mendefinisikan ulang proses desain. Beberapa fitur unggulannya meliputi:
– Desain Berbasis Percakapan: Eksekusi ide dari perintah bahasa alami, dengan hasil yang terus bisa diiterasi.
– Orkestrasi Agen: AI bekerja layaknya rekan tim, mengintegrasikan berbagai alat Canva untuk menghasilkan kampanye atau proyek lengkap.
– Kecerdasan Berbasis Objek: Edit elemen spesifik tanpa mengubah keseluruhan desain.
– Memori Lestari: AI belajar dari gaya dan preferensi pengguna, menjaga konsistensi merek di setiap proyek.
Selain itu, Canva menghadirkan alur kerja cerdas seperti konektor lintas aplikasi (Slack, Gmail, Google Drive, Zoom), penjadwalan otomatis, riset web terintegrasi, serta penerapan informasi merek secara instan. Fitur baru seperti Canva Code 2.0 dengan impor HTML, Sheets AI, dan Template Remix semakin memperluas fleksibilitas kreasi.
Frontier AI Lab dan Model Proprietary
Di balik AI Canva 2.0, terdapat Frontier AI Lab dengan lebih dari 100 peneliti yang mengembangkan model multimodal khusus desain. Model proprietary seperti Canva Proteus, Lucid Origin, dan 12V menawarkan kecepatan hingga 7x lebih cepat dan biaya 30x lebih hemat dibanding alternatif frontier. Hal ini memungkinkan Canva menghadirkan teknologi AI yang lebih relevan, efisien, dan terintegrasi bagi ratusan juta pengguna global.
Ekspansi Ekosistem AI
Canva juga memperluas kolaborasi dengan Anthropic dan integrasi ke platform AI populer seperti Claude dan ChatGPT. Konten dari platform tersebut dapat langsung diedit di Canva dengan editor drag-and-drop, lalu dipublikasikan sebagai situs web interaktif hanya dalam beberapa klik.
Canva Offline: Solusi Kreator Indonesia
Selain AI Canva 2.0, Canva meluncurkan Canva Offline, fitur yang memungkinkan pengguna tetap berkarya tanpa koneksi internet. Fitur ini sangat relevan bagi kreator, UMKM, pelajar, dan profesional di Indonesia yang sering menghadapi keterbatasan jaringan. Desain dapat disimpan offline dan otomatis tersinkronisasi saat kembali online.
Akses dan Pratinjau
AI Canva 2.0 mulai tersedia sebagai pratinjau riset untuk satu juta pengguna pertama sejak 16 April 2026, sebelum diperluas secara bertahap ke seluruh pengguna global. Dengan inovasi ini, Canva menegaskan posisinya sebagai salah satu platform AI paling cepat berkembang di dunia.









