Kebutuhan kerja modern semakin menuntut perangkat yang mampu menangani banyak aktivitas dalam waktu bersamaan. Membuka puluhan tab browser, mengolah spreadsheet berukuran besar, mengikuti konferensi video, menjalankan aplikasi komunikasi, hingga mengakses berbagai dokumen secara bersamaan sudah menjadi rutinitas bagi banyak profesional. Kondisi tersebut membuat pemilihan laptop untuk multitasking tidak cukup hanya berdasarkan desain atau kapasitas penyimpanannya.
Performa prosesor, kapasitas RAM, sistem pendingin, layar, konektivitas, hingga daya tahan baterai perlu diperhatikan agar produktivitas tetap terjaga. ASUS mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui ASUS ExpertBook P5 G1 (Intel), laptop bisnis flagship di lini P-series yang ditujukan bagi eksekutif, entrepreneur, prosumer, serta pekerja remote.
Tidak hanya menawarkan spesifikasi tinggi, laptop bisnis ini juga membawa dukungan AI, sistem keamanan kelas bisnis, kemampuan ekspansi yang luas, serta desain ringan untuk mendukung mobilitas.
Performa Intel Core Ultra untuk Beban Kerja Multitasking
Salah satu fondasi penting sebuah laptop untuk multitasking adalah prosesor. ASUS ExpertBook P5 G1 dapat dikonfigurasi hingga Intel Core Ultra 7 Processor 255H dengan 16 core dan 16 thread, kecepatan maksimum hingga 5,1 GHz, serta Intel AI Boost NPU dengan kemampuan hingga 13 TOPS. Pilihan lainnya menggunakan Intel Core Ultra 5 Processor 225H dengan 14 core dan 14 thread.
Konfigurasi tersebut dirancang untuk menghadapi berbagai pekerjaan profesional, mulai dari pengolahan dokumen, spreadsheet, presentasi, konferensi video, hingga aktivitas yang membutuhkan banyak aplikasi berjalan secara bersamaan.
Menariknya, ASUS ExpertBook P5 G1 dirancang mempertahankan daya kerja hingga 45W TDP. ASUS membekalinya dengan sistem pendinginan ExpertCool Thermal yang menggunakan ventilasi belakang dengan konsep zero thermal backflow dan mesh dust filter. Menurut brief produk, sistem tersebut mampu mempertahankan performa 45W baik dalam posisi layar terbuka maupun ketika laptop digunakan dalam clamshell mode dengan monitor eksternal.
Artinya, laptop tetap dirancang untuk memberikan performa konsisten ketika digunakan pada skenario kerja intensif dalam waktu panjang.

RAM Hingga 96GB, Cocok untuk Menjalankan Banyak Aplikasi
Multitasking tidak hanya bergantung pada prosesor. Kapasitas RAM juga menentukan berapa banyak aplikasi yang bisa digunakan secara bersamaan dengan nyaman.
ASUS ExpertBook P5 G1 menyediakan dua slot SO-DIMM DDR5-5600 yang dapat ditingkatkan hingga 64GB.
Kapasitas sebesar itu memberikan ruang ekspansi yang luas bagi pengguna profesional. Misalnya, pengguna dapat menjalankan browser dengan banyak tab sambil membuka Microsoft Teams atau Zoom, spreadsheet, aplikasi komunikasi, perangkat lunak desain, hingga aplikasi bisnis lainnya.
Kemampuan upgrade tersebut juga menjadi nilai penting apabila laptop akan digunakan dalam jangka panjang. Pengguna tidak harus langsung memilih kapasitas RAM maksimal sejak awal karena konfigurasi memori masih dapat disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan pekerjaan.
Dual SSD Hingga 6TB Berikan Ruang Penyimpanan Luas
Selain RAM, ASUS memberikan fleksibilitas pada sektor penyimpanan. ExpertBook P5 G1 memiliki dua slot SSD M.2 PCIe 4.0.
Slot utama menggunakan M.2 2280 yang mendukung kapasitas hingga 4TB, sedangkan slot kedua menggunakan M.2 2230 yang mendukung hingga 2TB. Dengan demikian, kemampuan ekspansinya dapat mencapai total 6TB melalui upgrade mandiri sesuai konfigurasi yang didukung.
Dual SSD dapat menjadi keuntungan bagi pengguna yang bekerja dengan banyak dokumen, materi presentasi, video, aset kreatif, maupun database perusahaan. Penyimpanan juga dapat dipisahkan, misalnya satu SSD digunakan untuk sistem dan aplikasi, sementara SSD lainnya difokuskan pada data pekerjaan.
Kombinasi prosesor Intel Core Ultra, RAM hingga 64GB, dan Dual SSD membuat ExpertBook P5 G1 memiliki fondasi yang menarik sebagai laptop untuk multitasking dalam lingkungan profesional.

Layar 16:10 OLED FHD+ 60Hz
Produktivitas juga sangat dipengaruhi oleh kualitas layar. ASUS membekali ExpertBook P5 G1 dengan panel OLED beresolusi FHD+.
Layar OLED FHD+ tersebut hadir dengan rasio aspek 16:10 serta refresh rate 60Hz.
Rasio 16:10 menyediakan ruang vertikal lebih luas dibandingkan layar 16:9. Dalam pekerjaan sehari-hari, tambahan ruang tersebut dapat membantu ketika membaca dokumen panjang, mengolah spreadsheet, melakukan pemrograman, ataupun membuka beberapa jendela kerja.
Laptop ini juga menggunakan desain NanoEdge tiga sisi dengan rasio layar terhadap bodi hingga 86 persen untuk model 14 inci dan 88 persen pada versi 16 inci. Engselnya dapat dibuka hingga 180 derajat sehingga posisi layar lebih fleksibel.

ASUS MyExpert Membawa AI ke Aktivitas Kerja
Salah satu pembeda ExpertBook P5 G1 adalah kehadiran ASUS MyExpert, sebuah pusat fitur AI yang dirancang membantu aktivitas produktivitas sehari-hari.
Fitur yang tersedia mencakup Chat, Semantic File Search, Knowledge Hub berbasis RAG, serta Advanced Tools seperti AI Writer dan Mail Master.
Kemampuan pencarian file secara semantik, misalnya, dapat membantu ketika pengguna memiliki banyak dokumen pekerjaan dan membutuhkan informasi tertentu tanpa harus membuka folder satu per satu.
Pendekatan seperti ini semakin relevan pada perangkat kerja karena AI tidak sekadar menjadi fitur tambahan, tetapi dapat membantu mempercepat alur kerja yang sebelumnya membutuhkan beberapa tahapan manual.

AI ExpertMeet Permudah Meeting Online
Untuk profesional yang sering mengikuti rapat daring, ASUS menyediakan AI ExpertMeet. Fitur tersebut mencakup AI Meeting Minutes yang dapat membuat transkrip multi-pembicara, rangkuman rapat, hingga to-do list.
Tersedia pula AI Translated Subtitles serta fitur watermark untuk layar dan kartu nama digital. ASUS AI ExpertMeet sendiri disebut sebagai penerima Red Dot Award 2025 dalam brief produk.
Kemampuan tersebut dilengkapi teknologi audio seperti Voiceprint Noise Reduction, AI Beamforming, Dynamic Max Volume, ASUS Voice Enhancer, serta kamera hingga 5MP dengan IR pada konfigurasi tertentu.
Kombinasi tersebut membuat laptop ini tidak hanya ditujukan untuk pekerjaan lokal, tetapi juga untuk pola kerja hybrid yang mengandalkan kolaborasi dan meeting virtual.

Desain Aluminium Ringan dan Tetap Tangguh
Meski membawa spesifikasi kelas bisnis, ExpertBook P5 G1 tetap mempertahankan karakter portabel. Model 14 inci memiliki bobot mulai 1,29 kg dengan ketebalan sekitar 15,35 mm.
Sasisnya menggunakan konstruksi aluminium dan telah melewati 24 prosedur pengujian berdasarkan standar MIL-STD 810H. ASUS juga melakukan sejumlah pengujian tambahan, termasuk tekanan bodi 50 kgf, engsel hingga 50.000 siklus, USB Type-C hingga 15.000 kali proses pemasangan, serta pengujian keyboard tahan tumpahan hingga 355 cc.
Karakter tersebut penting bagi pengguna yang sering berpindah antara rumah, kantor, ruang meeting, atau perjalanan bisnis.

Port Lengkap untuk Setup Kerja Profesional
Kebutuhan multitasking terkadang juga melibatkan beberapa perangkat eksternal. ExpertBook P5 G1 dilengkapi Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 2 Type-C, dua USB Type-A, HDMI 2.1, audio combo jack, LAN RJ45, serta Nano Kensington Lock.
Laptop ini bahkan mendukung penggunaan hingga tiga monitor eksternal 4K, sehingga memungkinkan pengguna membangun ruang kerja dengan area tampilan jauh lebih luas.
ASUS juga mengatur sebagian besar port utama pada sisi kiri perangkat. Tujuannya agar area kanan laptop lebih bebas ketika pengguna memakai mouse.

Baterai Hingga 70Wh dan Fast Charging
Mobilitas tinggi membutuhkan baterai yang mampu mengikuti aktivitas pengguna. ExpertBook P5 G1 menyediakan pilihan baterai hingga 70Wh.
Menurut pengujian yang dicantumkan dalam brief ASUS, model 14 inci dapat mencapai hingga 22,5 jam pemutaran video offline. Dukungan fast charging juga memungkinkan pengisian baterai dari nol hingga 65 persen dalam waktu sekitar 49 menit.
Hasil aktual tentunya dapat berbeda tergantung aplikasi, tingkat kecerahan layar, konektivitas, konfigurasi perangkat, dan pola penggunaan.

ASUS ExpertGuardian untuk Keamanan Data Bisnis
Sebagai laptop bisnis, keamanan juga mendapatkan perhatian melalui ASUS ExpertGuardian. Perlindungannya mencakup BIOS komersial yang memenuhi NIST SP 800-155, mekanisme self-healing, proteksi terhadap BIOS downgrade, serta dukungan pembaruan keamanan BIOS dan driver selama lima tahun.
Perangkat ini juga mendukung Microsoft Secured-core PC, TPM 2.0, sensor sidik jari FIDO2 pada tombol daya, opsi kamera IR untuk Windows Hello, serta penutup webcam fisik.
Lapisan keamanan tersebut menjadi semakin relevan ketika laptop digunakan untuk menyimpan dokumen perusahaan, data klien, laporan keuangan, hingga informasi bisnis lainnya.

ASUS ExpertBook P5 G1 Layak Dipertimbangkan untuk Produktivitas Tinggi
Bagi pengguna yang sedang mencari laptop untuk multitasking, ASUS ExpertBook P5 G1 menawarkan kombinasi yang cukup lengkap. Prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM yang dapat ditingkatkan hingga 64GB, Dual SSD hingga 6TB, layar OLED FHD+ 60Hz, serta sistem pendingin 45W menjadi fondasi utamanya.
Kemampuan tersebut kemudian dilengkapi ASUS MyExpert dan AI ExpertMeet untuk produktivitas berbasis AI, keamanan ExpertGuardian, konektivitas lengkap, serta bodi aluminium yang ringan.
ASUS ExpertBook P5 G1 dibanderol dengan harga mulai Rp18.699.000. Paket penjualannya juga mencakup backpack, garansi hingga tiga tahun termasuk baterai dengan satu tahun ADP, VIP Hotline, International Warranty, dan layanan Next-day Local On-Site Service.
Dengan fokus pada performa, ekspansi, keamanan, mobilitas, dan produktivitas AI, ExpertBook P5 G1 dirancang untuk profesional yang membutuhkan satu perangkat untuk menghadapi berbagai jenis pekerjaan sekaligus tanpa mengorbankan fleksibilitas penggunaan.










