Bekerja secara mobile kini semakin mudah berkat perangkat yang ringkas dan fleksibel. Pengguna tidak lagi harus selalu membawa laptop untuk mengerjakan tugas sederhana, seperti membalas email, menulis dokumen, atau mencatat ide.
Dengan bantuan tablet atau smartphone yang dipadukan dengan keyboard eksternal, berbagai pekerjaan tersebut bisa diselesaikan dengan lebih praktis. Salah satu perangkat yang dirancang untuk kebutuhan tersebut adalah Logitech Keys-To-Go 2. Seperti apa menariknya perangkat keyboard eksternal ini? Berikut ulasannya:
Desain Tipis dengan Penutup Pelindung Terintegrasi
Salah satu keunggulan Logitech Keys-To-Go 2 adalah desainnya yang tipis dan ringkas, sehingga mudah dibawa bersama tablet, smartphone, maupun perangkat kerja lainnya. Ukurannya yang praktis membuat keyboard ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan perangkat pengetikan tambahan saat bepergian.

Logitech melengkapi Keys-To-Go 2 dengan penutup pelindung terintegrasi yang dapat melindungi tombol dari goresan dan benturan ringan ketika dibawa. Saat digunakan, penutup tersebut cukup dilipat ke bagian bawah keyboard sehingga pengguna tidak perlu membawa pelindung tambahan.
Meski praktis, penutup ini tetap perlu digunakan dengan hati-hati agar tidak rusak akibat tekanan atau lipatan berlebihan.
Dari segi tampilan, Logitech Keys-To-Go 2 hadir dalam pilihan warna Graphite, Pale Gray, dan Lilac yang memberikan kesan modern dan minimalis. Keyboard ini juga mengusung konsep ramah lingkungan dengan penggunaan plastik daur ulang pascakonsumsi bersertifikasi.

Menurut Logitech, kandungan plastik daur ulang mencapai 36 persen pada varian Graphite dan Pale Gray, serta 33 persen pada warna Lilac. Selain itu, bagian atas keyboard menggunakan aluminium yang diproduksi dengan energi terbarukan.
Pengalaman Mengetik dengan Tombol Scissor
Meskipun memiliki ukuran ringkas, Logitech Keys-To-Go 2 tetap dirancang untuk mendukung aktivitas mengetik sehari-hari. Keyboard ini menggunakan mekanisme tombol scissor yang umum ditemukan pada sejumlah keyboard laptop tipis.
Mekanisme tersebut memungkinkan tombol tetap memiliki karakter penekanan yang relatif stabil dalam desain berprofil rendah. Untuk kebutuhan seperti mengetik catatan, menyusun email, mengedit dokumen singkat, atau menulis naskah saat bepergian, keyboard ini menawarkan alternatif yang lebih praktis dibandingkan mengetik langsung pada layar sentuh.

Logitech juga menyertakan deretan tombol fungsi untuk mengakses berbagai pintasan. Fitur ini membantu pengguna mengatur sejumlah fungsi perangkat tanpa harus selalu berpindah ke layar atau menggunakan menu sistem.
Meski demikian, ukuran keyboard yang ringkas tetap memiliki konsekuensi. Jarak antar tombol terasa lebih terbatas dibandingkan keyboard konvensional, sehingga pengguna dengan tangan besar atau yang terbiasa mengetik cepat mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Dalam pengujian, Keys-To-Go 2 memadai untuk pekerjaan kantor dan penggunaan tablet, tetapi pengalaman mengetiknya terasa agak sempit. Artinya, keyboard ini lebih ideal untuk produktivitas mobile daripada menjadi perangkat utama untuk pekerjaan yang mengharuskan pengguna mengetik sepanjang hari.

Dan Keys-To-Go 2 tidak dilengkapi lampu latar. Pengguna yang sering bekerja di ruangan minim cahaya perlu mengandalkan pencahayaan sekitar agar tombol tetap terlihat jelas.
Bluetooth dan Easy-Switch untuk Tiga Perangkat
Salah satu peningkatan penting pada Logitech Keys-To-Go 2 adalah dukungan koneksi Bluetooth dengan kemampuan memasangkan hingga tiga perangkat sekaligus.
Fitur ini berguna bagi pengguna yang bekerja menggunakan beberapa perangkat, misalnya tablet untuk menulis, smartphone untuk membalas pesan, dan laptop untuk mengolah dokumen. Dengan tombol Easy-Switch, pengguna dapat berpindah koneksi di antara perangkat yang sudah dipasangkan tanpa perlu melakukan proses pairing dari awal setiap kali berganti perangkat.

Logitech menyediakan dua pilihan tata letak. Varian Universal mendukung Android, ChromeOS, Windows, iPadOS, iOS, dan macOS. Sementara itu, varian khusus Apple menggunakan tata letak tombol yang disesuaikan untuk perangkat Apple.
Sebelum membeli, pengguna perlu memastikan varian yang dipilih sesuai dengan sistem operasi dan kebutuhan penggunaan. Hal ini penting terutama bagi pengguna yang sering berpindah antara perangkat Windows dan Apple.

Baterai Tahan Lama Tanpa Perlu Sering Mengisi Ulang
Berbeda dari Logitech Keys-To-Go generasi pertama yang menggunakan baterai isi ulang, Keys-To-Go 2 mengandalkan baterai kancing yang dapat diganti. Logitech mengklaim daya tahan baterainya mencapai hingga tiga tahun dengan asumsi penggunaan sekitar dua jam per hari.

Klaim tersebut menjadi salah satu keunggulan bagi pengguna yang ingin mengurangi frekuensi pengisian daya. Karena tidak perlu rutin menghubungkan keyboard ke kabel pengisian, perangkat ini lebih praktis untuk dibawa dalam perjalanan atau digunakan di tempat yang jauh dari sumber listrik.
Namun, daya tahan aktual tetap bergantung pada pola penggunaan dan kondisi baterai. Pengguna juga perlu memperhatikan ketersediaan baterai pengganti ketika daya mulai habis.
Kesimpulan: Praktis untuk Pengguna MobileÂ
Logitech Keys-To-Go 2 merupakan keyboard Bluetooth portabel yang cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Desain tipis, penutup pelindung terintegrasi, dukungan koneksi hingga tiga perangkat, serta baterai yang diklaim mampu bertahan hingga tiga tahun menjadi nilai jual utamanya.

Keyboard ini ideal bagi mahasiswa, jurnalis, pekerja kreatif, dan profesional yang sering menggunakan tablet atau smartphone untuk mengetik, mencatat, atau menyelesaikan pekerjaan ringan. Dukungan berbagai sistem operasi juga membuatnya lebih fleksibel digunakan di beberapa perangkat sekaligus.
Di Indonesia, Logitech Keys-To-Go 2 dibanderol Rp1.599.000. Dengan harga tersebut, calon pembeli perlu menilai apakah keunggulan portabilitas lebih penting dibanding kenyamanan mengetik dan fitur tambahan.










