Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2024 bersama Galaxy S24 Series, Galaxy AI bukan sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi pengalaman mobile yang lebih cerdas, natural, dan relevan dengan keseharian pengguna. Kini, teknologi ini telah digunakan di lebih dari 400 juta perangkat Galaxy di seluruh dunia, menjadikannya salah satu inovasi AI paling masif di industri smartphone.
Galaxy AI: Asisten Pribadi yang Selalu Siap
Samsung memandang AI sebagai inti dari pengalaman mobile. Galaxy AI dirancang untuk mendukung produktivitas, kreativitas, dan komunikasi lintas batas dengan cara yang intuitif. Fitur seperti Live Translate, Transcript Assist, dan Circle to Search with Google menjadi tonggak awal yang langsung mengubah cara pengguna berinteraksi dengan smartphone.
Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Galaxy AI adalah manifestasi visi Samsung untuk memberdayakan setiap pengguna agar ide lebih mudah diwujudkan dan aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.

Penyempurnaan di Setiap Generasi Flagship
Evolusi Galaxy AI terus berlanjut di setiap lini flagship. Pada Galaxy Z Fold6 dan Galaxy Z Flip6, Samsung menghadirkan pengalaman AI yang dioptimalkan untuk layar besar dan fleksibel, dengan fitur seperti Live Interpreter Dual Screen, Generative Edit, Portrait Studio, dan Sketch to Image.
Sementara itu, Galaxy S25 Series memperkenalkan integrasi dengan Google Gemini, menghadirkan AI multimodal yang mampu memahami teks, suara, dan visual secara bersamaan. Fitur seperti Now Brief dan Audio Eraser semakin memperkaya pengalaman personal dan kontekstual pengguna.
Galaxy AI di Era Foldable Generasi Baru
Samsung juga memperluas kemampuan Galaxy AI di Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7. Dengan dukungan AI-Optimized FlexWindow dan enhanced multimodal AI, perangkat foldable kini menawarkan pengalaman yang lebih proaktif, membantu pengguna berkomunikasi, berkreasi, dan mengelola informasi dengan cara yang lebih visual dan efisien. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana Samsung menyesuaikan AI dengan karakteristik unik setiap perangkat.

Adopsi Global yang Meningkat Pesat
Respons positif dari pengguna di seluruh dunia menjadi bukti relevansi Galaxy AI. Hingga akhir 2025, lebih dari 400 juta pengguna Samsung telah mengadopsi Galaxy AI. Angka ini menegaskan bahwa AI bukan hanya inovasi teknologi, tetapi sudah menjadi bagian dari keseharian pengguna dalam berkomunikasi, bekerja, dan berkreasi.
Komitmen Samsung untuk Masa Depan Mobile
Samsung menegaskan komitmennya untuk terus menyempurnakan Galaxy AI agar semakin relevan, personal, dan selaras dengan cara pengguna berinteraksi dengan perangkat Galaxy. Dengan strategi ini, Samsung tidak hanya menghadirkan teknologi mutakhir, tetapi juga membentuk masa depan mobile yang lebih intuitif dan memberdayakan.










