Samsung baru saja meluncurkan tiga perangkat lipat terbarunya di Indonesia: Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8. Kehadiran trio ini menandai strategi baru Samsung dalam memperluas lini foldable, dengan Fold8 Ultra sebagai seri “Ultra” pertama yang membawa fitur kamera kelas flagship, sementara Flip8 tetap menjadi opsi paling ringkas dan terjangkau bagi konsumen.
Untuk pasar Indonesia, harga resmi dimulai dari Rp19,9 juta untuk Galaxy Z Flip8 varian 12GB/256GB, hingga Rp44,5 juta untuk Galaxy Z Fold8 Ultra varian 16GB/1TB. Galaxy Z Fold8 sendiri diposisikan di tengah, dengan harga mulai Rp28,4 juta. Kenaikan harga dibanding generasi sebelumnya cukup signifikan, namun sejalan dengan peningkatan fitur, desain lebih tipis, serta performa yang ditenagai chipset terbaru Exynos 2600.

Dari sisi fitur, Galaxy Z Fold8 Ultra tampil sebagai perangkat paling premium dengan kamera utama 200MP, layar 8 inci Dynamic AMOLED 2X, serta baterai 5.000mAh. Galaxy Z Fold8 hadir dengan desain lebih ringan dan layar 7,6 inci yang mendukung multitasking, sedangkan Galaxy Z Flip8 menawarkan desain clamshell dengan layar luar berbasis AI yang memungkinkan interaksi tanpa membuka perangkat.

Samsung juga membuka pre-order mulai 22 Juli hingga 13 Agustus 2026 dengan berbagai promo, termasuk upgrade memori gratis, bonus hingga Rp9 juta, serta perlindungan layar selama dua tahun. Strategi ini jelas ditujukan untuk memperkuat dominasi Samsung di segmen foldable premium sekaligus menarik konsumen baru yang ingin mencoba perangkat lipat dengan harga lebih terjangkau melalui Flip8.
Secara keseluruhan, Galaxy Z Flip8 menjadi pilihan paling stylish dan ekonomis, Galaxy Z Fold8 menawarkan keseimbangan antara produktivitas dan harga, sementara Galaxy Z Fold8 Ultra hadir sebagai perangkat ultimate dengan performa dan kamera terbaik.










