Review ASUS TUF Gaming A15 FX506, Kinerja Kencang Kombinasi AMD Ryzen 4000 dan Nvidia GeForce RTX

Sebagai lini laptop gaming yang punya kasta dibawah seri ROG, seri TUF (The Ultimate Force) makin hari memiliki fitur maupun performa yang mendekati saudaranya tersebut. Melalui seri TUF Gaming A15 FX506, ASUS menghadirkan laptop gaming dengan teknologi paling anyar berbasis AMD Ryzen generasi ke-3 yang ditandem dengan grafis NVIDIA berbasis arsitektur Turing. Kombinasi yang tentu saja sudah mumpuni untuk kebutuhan game kelas menengah.

Desain

ASUS TUF Gaming A15 FX506 tersedia dalam dua opsi desain warna yaitu Fortress Gray dan Bonfire Black. Dan laptop yang kami uji memiliki warna Fortress Gray. Warna ini merupakan desain dengan pelat metal di bagian belakang layar yang dihadirkan secara khusus sehingga memiliki tekstur yang lekat dengan warna abu-abu. Pada pelat metal tersebut juga terdapat empat sekrup yang menegaskan ketangguhan serta logo TUG Gaming di bagian tengahnya.

ASUS TUF Gaming A15 FX506
Pilihan warna Fortress Gray

Laptop gaming memang memiliki ciri khas dengan ukurannya yang lebih besar dibanding laptop mainstream. Namun ASUS TUF Gaming A15 FX506 ini sudah memiliki chasis dengan dimensi yang lebih ringkas dan bobot lebih ringan dibanding pendahulunya yaitu FX505.

Disesuaikan dengan seri TUF Gaming yang menampilkan performa kencang dan tangguh, laptop ini sudah mendapatkan sertifikasi standar militer MIL-STD-810H. Artinya, laptop ini sudah lolos berbagai pengujian daya tahan seperti benturan, guncangan, kelembaban, sampai suhu ekstrem. Jadi jika laptop ini terkena tekanan atau benturan tidak sengaja, laptop tetap aman.

Sebagai laptop gaming, keyboardnya menggunakan backlit RGB single-zone yang bisa diatur preset-nya dari software atau langsung dengan menekan tombol Fn+tombol panah kiri atau kanan. Ukurannya penuh dengan menyertakan area numpad serta beberapa function (function key) yang mirip dengan desain keyboard desktop. Untuk kenyamanan bermain game, tombol AWSD memiliki warna berbeda dan tombol panah ditempatkan agak sedikit terpisah dengan tombol lainnya.

Bagian bawahnya menggunakan pola yang disebut honeycomb dan selaras dengan pola hexagon di sekeliling bodi

Sebagai laptop gaming yang rentan panas, laptop ini sudah menyediakan solusi pendingin yang efektif. Diantaranya dengan hadirnya serangkaian heatpipe, tiga heatsink, dan dua fan. Desain fan tersebut punya fitur self-cleaning memastikan bahwa setiap perangkat bisa tetap mampu digunakan untuk jangka panjang. Fan ini akan berputar sesuai dengan beban maupun skenario yang ditentukan. Misalnya pada mode Turbo, fan akan berputar maksimal guna meredam panas. Tentu saja dampaknya suara jadi lebih bising.

Spesifikasi ASUS TUF Gaming A15 FX506

Hadir dalam 5 varian yang dibedakan berdasarkan prosesor serta chip grafis, unit yang kami uji ini dipersenjatai dengan AMD Ryzen 7 4800H dan NVIDIA GeForce RTX 2060. Ini merupakan varian kedua paling tinggi dari seri TUF Gaming A15 lainnya. Untuk spesifikasi lebih lengkapnya bisa melihat tabel berikut ini.

ASUS TUF Gaming A15 FX506
CPU AMD Ryzen 7 4800H
Memory 8 GB DDR4 3200 (Hingga 32 GB)
Graphics Nvidia GeForce RTX 2060 6 GB GDDR6
Display 15,6 inci 1920 x 1080 144 Hz 3 ms
Storage SSD M.2 PCI-Express 512 GB
Connectivity WiFi 802.11a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.0, 2 x USB 3.1 Type-A, 1 x USB 3.2 Type-C, 1 x USB 2.0, 1 x HDMI 2.0, 1 x combo audio, 1 x gigabit LAN
Battery 48 Wh Lithium Polymer
Dimension 359,8 x 256 x 22,8-24,7 mm
Berat 2,3 Kg

 

Dari spesifikasi, terutama prosesor dan grafisnya, laptop ini sudah cukup memadai untuk urusan gaming. Hanya yang sedikit mengganjal adalah RAM-nya yang menurut kami agak tanggung yaitu 8 GB yang dalam mode single channel. Namun dengan masih tersisa satu slot RAM yang masih kosong, kedepannya kami bisa menambahkan lagi paling tidak 8 GB agar menjadi mode dual channel dengan kapasitas makin besar dan kencang.

Sebagai laptop gaming, layarnya juga sudah mengusung spesifikasi yang baik. Dengan panel IPS yang membuatnya nyaman dilihat dari berbagai sudut dengan tampilan lebih tajam. Untuk akurasi warna, layar ini terbilang standar karena memiliki tingkat sRGB 66% serta color gamut 45% NTSC. Resolusi-nya full HD dengan refresh rate 144 Hz dan mendukung adaptive sync melalui konesi HDMI ataupun DisplayPort.

Untuk penyimpanannya, sudah terpasang SSD berjenis PCIe x4 dengan kapasitas 512 GB. Jika kurang, masih terdapat opsi berupa dua slot storage kosong, masing-masing berupa SSD M.2 PCIe x4 dan HDD 2,5 inci.

Opsi upgrade dengan menyediakan dua slot memori RAM, dua slot SSD NVMe, dan satu untuk HDD 2,5 inci

Untuk sisi konektivitas, laptop ini menyediakan port yang terbilang lengkap untuk kebutuhan sehari-hari hingga gaming. Di sisi kiri terdapat port adaptor DC-in, 1x LAN-port, 1x HDMI, 2x USB 3.2 Gen1 Type-A, 1 x Type-C USB 3.2 (Gen 2) yang sudah mendukung DisplayPort 1.4 dan combo audio port. Sedangkan di sisi kanannya hanya ada satu port USB 2.0 saja dan kensington lock di ujungnya.

Ketersediaan port banyak ditempatkan di sisi kiri agar tidak mengganggu kenyamanan sisi kanan saat menggunakan mouse

Di dalam laptop ini, ASUS menyediakan dua speaker yang telah mendapatkan upgrade dibanding seri sebelumnya, demi pengalaman audio yang lebih kaya. Teknologi DTS:X Ultra yang kini tersedia memnghadirkan high-fidelity 7.1 channel virtual surround sound untuk audio yang hebat.

  Review Xiaomi Redmi 8: Salah Satu Pilihan Smartphone 1 Jutaan Paling Menarik

Sama seperti gaming notebook ASUS lainnya, seri TUF Gaming terbaru ini juga menawarkan mode operasional yang beragam, sehingga cocok digunakan untuk skenario dan kebutuhan pengguna yang berbeda-beda melalui software yang diberi nama Armoury Crate.

Software Armoury Crate menyediakan beragam pengaturan maupun informasi

Pilihannya mulai dari mode Windows yang akan mengikuti setting default sistem operasi. Opsi Silent untuk performa maksimal namun pada tingkat kebisingan kipas yang rendah. Pada mode ini, performa laptop masih cukup baik untuk beban kerja ataupun multimedia ringan.

Pada mode Performance, laptop meanwarkan keseimbangan antara kinerja dan temperatur dengan tingkat kebisingan yang masih rasional. Mode ini cocok untuk gaming di berbagai skenario, dan dipilih oleh ASUS sebagai mode standar laptop ini.

Di mode Turbo, pengguna akan menikmati performa tertinggi dari laptop ini, tanpa ada hambatan apapun dari sisi setting. Adapun opsi Manual memungkinkan pengguna untuk mengatur setting performa dan kebisingan kipas sesuai dengan preferensi pribadi.

Kinerja ASUS TUF Gaming A15 FX506

Sebagai sebuah laptop gaming kelas menengah, kombinasi AMD Ryzen 7 4800H serta GeForce RTX 2060 sudah cukup memadai menjalankan game-game terkini. Game-game yang kami uji seperti GTA V, Far Cry 5, PUBG, Assassin’s Creed Odyssey, dan Shadow of The Tomb Raider, pengaturan rata kanan masih mendapatkan fps (frame per-second) yang tinggi dan nyaman dimainkan dengan kisaran diatas 60-an fps. Bahkan untuk Shadow of the Tomb Raider dengan mengaktifkan mode directX 12.

Shadow of the Tomb Raider mendapatkan skor 66 fps pada pengaturan grafis rata kanan

Sebagai laptop gaming yang rakus konsumsi daya, baterai dengan kapasitas 48 Whr ini sebenarnya tidak terlalu besar. Namun dari pengujian menggunakan PCMark 10 dengan skenario Modern Office yang mensimulasi aplikasi keseharian, baterai mampu bertahan hingga 5 jam lebih. Lumayan lah jika laptop ini digunakan untuk menjalankan aplikasi ringan seperti mengetik atau menjelajah internet. Sedangkan jika ingin bermain game, jelas penggunaan baterai tidak disarankan karena selain daya tahannya tidak lama, penggunaan baterai saat main game tentu akan mengurangi performa.



Meski berkinerja tinggi, laptop ini mampu menjaga suhunya dengan baik. Dalam kondisi full load dengan menjalankan benchmark Cinebench R20, saya mendapatkan suhu sekitar 71 derajat celcius. Kondisi ini didapatkan dengan mengaktifkan mode Turbo yang akan memaksimalkan performa CPU, GPU, dan juga pendinginnya. Dengan mengaktifkan fitur ini, kipas akan menghasilkan suara yang lebih bising. Namun kinerja pendinginannya rasanya sepadan.

Kesimpulan

Dari pengujian yang telah kami lakukan. Berbekal AMD Ryzen 7 4800H dan NVIDIA GeForce RTX 2060, performa ASUS TUF Gaming A15 FX506 sudah mumpuni untuk menjalankan game-game AAA dengan frame rate tinggi. Selain itu, kombinasi komponen tersebut juga menawarkan performa single thread dan juga performa multithread yang sangat bertenaga untuk multitasking serta workload yang berat.

Meski tidak sekomprehensif saudaranya dari seri ROG, namun pada versi terbaru TUF Gaming ini, ASUS ingin menegaskan bahwa TUF Gaming kini bukanlah laptop gaming kelas dua. Dan upaya tersebut menunjukkan hasilnya pada laptop ini.

Dengan kemampuannya tersebut, laptop ini bisa jadi pilihan menarik dikisaran harga 20 jutaan rupiah. Jika harga tersebut masih terlalu tinggi, ASUS juga menyediakan versi lain dengan pilihan GPU yang lebih rendah yaitu GeForce GTX 1650Ti yang dibanderol dengan harga Rp15.799.000 dengan spesifikasi lainnya yang sama persis. Namun tentu saja performa GPU-nya tidak sekencang versi RTX 2060.

Asus TUF Gaming A15 FX506

Rp20.299.000
8

Rating

8.0/10

Plus

  • Kinerja kencang
  • Layar IPS 144 Hz
  • Opsi upgrade RAM, SSD, dan HDD
  • Suhu adem meski kondisi full load
  • Keyboard RGB

Minus

  • Suara kipas bising saat kecepatan maksimum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *