ASUS resmi menghadirkan arsitektur AI hybrid ke seluruh lini perangkat komersial, mulai dari laptop ExpertBook, desktop ExpertCenter, hingga PC mini ASUS NUC. Teknologi ini menggabungkan solusi aiDAPTIV dari Phison dengan mekanisme pengalihan beban kerja cerdas, memungkinkan perusahaan menekan biaya inferensi token hingga 70% sekaligus menjaga performa aplikasi AI generatif.
Pendekatan hybrid ini menjawab tantangan biaya tinggi dari adopsi berbasis cloud murni. Dengan memproses sebagian tugas AI secara lokal dan hanya mengandalkan cloud untuk beban kerja kompleks, perusahaan dapat memperoleh efisiensi biaya, fleksibilitas penerapan, serta privasi data yang lebih baik.
Dukungan LLM Lokal dan Hybrid
Teknologi aiDAPTIV memungkinkan perangkat dengan keterbatasan memori mendukung model bahasa skala menengah hingga besar secara lokal. Ditambah dengan sistem perutean gateway, beban kerja dialokasikan sesuai kompleksitas sehingga pemrosesan lokal diprioritaskan.
Hasil benchmark PinchBench menunjukkan bahwa inferensi hybrid mampu memangkas biaya hingga 70% untuk model besar seperti 26B dan 35B, tanpa mengorbankan performa. Menurut CEO Phison, K.S. Pua, kolaborasi dengan ASUS membuktikan bahwa solusi ini dapat diterapkan secara efektif di berbagai platform komersial.
Kasus Penggunaan dan Manfaat
Arsitektur AI hybrid ASUS mendukung beragam skenario bisnis, mulai dari terjemahan multibahasa, penyusunan email, ringkasan rapat, kontrak, hingga layanan pelanggan otomatis. Dengan pemrosesan lokal, perusahaan dapat mengurangi konsumsi token cloud sekaligus meningkatkan kecepatan respons dan keamanan data.
Selain itu, integrasi ini juga mendukung aplikasi seperti asisten AI di perangkat, analisis log, hingga pemecahan masalah, sehingga mempercepat transisi dari proyek percontohan ke implementasi skala besar.
Komitmen ASUS ke Depan
ASUS menegaskan komitmennya untuk terus memajukan PC AI dengan mengintegrasikan perangkat keras, perangkat lunak, dan ekosistem mitra. Tujuannya adalah menghadirkan infrastruktur AI yang seimbang antara performa, biaya, dan fleksibilitas, sehingga perusahaan dapat meningkatkan skala adopsi AI sekaligus mendorong transformasi digital jangka panjang.
