Review Acer Aspire 5: Sebelas Jutaan yang Mantap buat WFH

Acer memiliki banyak varian laptop yang selalu mendapatkan pembaruan. Salah satunya yaitu seri Acer Aspire 5 yang sudah hadir sejak lama. Namun untuk Aspire 5 keluaran 2020 ini tentu saja sudah dilengkapi dengan spesifikasi yang lebih baru dibanding keluaran sebelumnya. Spesifikasi yang ditawarkannya cocok untuk berbagai aktifitas, mulai dari kebutuhan harian sampai produktivitas.

Desain Acer Aspire 5 (A514-52G-799Y)

Laptop ini hadir dengan desain polos berwarna biru. Menarik bagi kamu yang tidak suka desain dengan motif macam-macam. Covernya menggunakan material aluminium polycarbonate dengan lapisan kesat. Ini membuatnya tidak mudah kotor saat dipegang. Bagian dalamnya juga memiliki warna biru lebih gelap.

Hadir dengan satu pilihan warna yaitu biru, cover-nya menggunakan material aluminium polycarbonate yang memiliki lapisan kesat dan tidak mudah kotor oleh sidik jari maupun tangan.

Yang menarik, engsel-nya cukup fleksibel sehingga layar bisa ditekuk sampai kemiringan hingga 180 derajat. Engsel-nya berukuran panjang terbilang kokoh karena membuat layar bisa dibuka hanya dengan satu tangan saja.

Aspire 5 ini memiliki engsel berukuran panjang yang fleksibel karena bisa ditekuk sampai kemiringan 180 derajat.

Sebagai laptop yang mengusung portabilitas, secara fisik saya melihat dimensinya tergolong lebar dan besar. Pasalnya, laptop-laptop kekinian untuk kebutuhan tersebut, saat ini sudah mulai banyak yang memangkas dimensi sehingga lebih ramping serta bobot yang lebih ringan. Meski lebar, laptop ini masih terbilang tipis dengan ketebalan 1,79cm. Sedangkan untuk bobot pada SKU ini sekitar 1,7 kg.

Spesifikasi Acer Aspire 5 (A514-52G-799Y)

Acer Aspire 5 yang punya kode seri lengkap Aspire 5 A514-52G-799Y ini dipersenjatai dengan prosesor Intel Core generasi ke-10, Comet Lake. Yang ditandem dengan chip grafis NVIDIA GeForce MX250, RAM 8GB DDR4 3200MHz dual channel, serta kombinasi storage berupa SSD 128GB dan HDD 1TB.

Disini perlu saya sampaikan bahwa Aspire 5 ini punya beberapa SKU dan memiliki kombinasi spesifikasi yang berbeda. Oleh karena itu perhatikan pula kode seri dibelakang yang menegaskan spesifikasi yang digunakan.

Acer Aspire 5 (A514-52G-799Y)
CPU Intel Core i7-10510U
Memory 8 GB DDR4 3200MHz dual channel
Graphics Intel UHD Graphics 620 + NVIDIA GeForce MX250
Display 14 inci, IPS 1920 x 1080, anti-glare
Storage 128 GB SSD NVMe + 1 TB HDD
Connectivity WiFi 6, Bluetooth 5.0, 2 x USB 3.1 Gen 2 Type-A, 1 x USB 3.2 Type-C, 1 x USB 2.0 type-A, 1 x HDMI 2.0, 1 x combo audio, 1 x gigabit LAN, card reader (microSD)
Battery 48 Wh Lithium Polymer
Dimension 328,8 x 236x 17,95 mm
Berat 1,7 Kg

Layarnya berukuran 14 inci dengan resolusi full HD 1080p. Dengan panel IPS, tampilannya cukup bagus dan memiliki sudut pandang yang lebar. Ini sudah cukup bagus untuk kebutuhan mulai dari home office sampai multimedia.

Desain bezel juga terbilang cukup baik dimana sisi kiri dan kanan cukup tipis, meski di sisi atas masih cukup tebal. Padahal webcamnya sendiri memiliki ukuran kecil. Mungkin ini salah satu sebab dimensi laptop jadi lebih lebar.

Dari jenisnya, laptop ini punya konektor cukup lengkap. Hanya saja USB 3.1 type-C hanya bisa digunakan untuk mentrasnfer data dan tidak dukung display port maupun power delivery.

Sebagai laptop untuk produktivitas, Acer menggunakan SKU prosesor melalui seri Intel Core i7-10510U. Sebagai lini seri U, prosesor ini memang kerap digunakan pada laptop-laptop tipis karena menghasilkan suhu yang lebih rendah. Prosesor ini sendiri memiliki 4 core dan 8 thread dengan kecepatan maksimal 4,9 GHz. Kombinasi dengan chip grafis NVIDIA GeForce MX250 membuatnya mumpuni untuk kebutuhan hingga menjalankan game kelas ringan sekelas game-game esport seperti Dota2, Apex Legends, atau CS: Go.

Solusi pendingin dihadirkan Acer, salah satunya melalui lubang in-take yang akan menghisap udara dari bawah dan menyalurkannya kedalam. Pastikan area ini tidak terhalang agar sirkulasi udara lebih lancar.

Dan sebagai laptop tipis, Acer tentu memperhatikan sistem pendinginnya. Namun karena menggunakan prosesor dari seri U tadi, maka untuk sirkulasi udara panas, Acer menyediakan lubang exhaust yang terletak di belakang engsel layar. Dan seperti biasa lubang intake hadir di bagian bawah. Sedangkan bagian dalam hanya menyediakan satu fan dan satu heatpipe.

Buat yang suka kerja dalam kondisi gelap atau temaram, keyboard-nya sudah menggunakan backlit yang memiliki pengaturan dua tingkat kecerahan dengan menekan tombol F8.

Kinerja Acer Aspire 5 (A514-52G-799Y)

Sebagai laptop yang menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-10, performanya sudah sangat mumpuni untuk urusan produktivitas seperti edit gambar, edit video, edit audio, atau menjalankan aplikasi berbasis office, masih nyaman dilakukan. Sesuailah dengan peruntukannya sebagai laptop di kelas menengah.

  Asus X505ZA Hadir dengan APU AMD Ryzen dengan Harga yang Terjangkau

Dan untuk urusan grafis, penggunaan chip grafis NVIDIA GeForce MX250 memang masih lebih baik dibanding hanya mengandalkan chip grafis bawaan saja. Ini membuat performa berbasis grafis jadi lebih maksimal dan performa prosesor serta RAM jadi “tidak terbagi” seperti ketika menggunakan chip grafis bawaan.

Meski demikian, chip grafis ini masih belum terlalu nyaman digunakan untuk game-game berat. Namun jika dipaksakan, kamu masih bisa memainkannya dengan resolusi yang diturunkan hingga mendapatkan kenyamanan bermain yang lebih baik.

Pada pengujian suhu, saya coba melakukan stres test dan melihat sejauh mana prosesor dalam kondisi full load tersebut. Pengujian yang dilakukan selama 15 menit, kondisi suhu stabil di angka 71 derajat celcius dengan suhu tertinggi yang sempat mencapai 83 derajat.

Pada kondisi ini prosesor menurunkan frekuensi clocknya sampai ke 3,1 GHz. Hasil ini cukup bagus dimana performa dan suhu saling berimbang agar mendapatkan kenyamanan saat menjalankan aplikasi maupun kenyamanan penggunaan.

Perlu saya ingatkan bahwa skenario stres test ini hanya untuk mengetahui sejauh mana performa prosesor dalam kondisi full load serta manajemen suhu-nya. Dan kondisi ini jarang terjadi saat digunakan ketika menjalankan aplikasi sehari-hari.

Sebagai penopang daya, Acer menggunakan baterai dengan kapasitas 48 Whr. Untuk melihat kemampuannya, saya melakukan pengujian dengan dua skenario. Yang pertama dengan menjalankan PCMark 10 untuk mensimulasikan laptop saat menjalankan aplikasi berbasis office secara nonstop. Hasilnya laptop mampu bertahan hingga 10 jam 39 menit.

Dan skenario kedua adalah dengan menjalankan video full HD yang dijalankan secara looping hingga baterai habis. Namun untuk skenario kedua, saya atur baterai ke pilihan Performa dan tingkat brightness layar diatur ke 100%. Hasilnya, baterai mampu bertahan hingga 6 jam 23 menit.

Secara keseluruhan, baterai ini memiliki daya tahan yang cukup baik. Dengan daya tahan tersebut, kamu bisa menggunakan laptop di tempat-tempat yang tidak terdapat stop kontak dan tetap bisa beraktivitas dengan lebih santai tanpa kuatir baterai cepat habis.

Kesimpulan

Acer menawarkan alternatif laptop ciamik melalui seri Aspire 5. Dengan spesifikasi terbaru ditambah dengan chip grafis NVIDIA GeForce MX250, laptop ini cocok digunakan untuk kebutuhan harian maupun untuk produktivitas serta kreativitas kerja.

Jika ingin memaksakan bermain game pun masih dimungkinkan asal pengaturan resolusi dan detailnya disesuaikan. Dan tambahan yang menyenangkan adalah berupa daya tahan baterai yang lama. Ini jelas jadi keunggulan, utamanya bagi kamu yang sering mengerjakan tugas atau pekerjaan di luar rumah.

Acer Aspire 5

Rp11.749.000
7.5

Rating

7.5/10

Plus

  • Performa bagus di kelasnya
  • Desain minimalis elegan
  • Dimensi tipis
  • Engsel bisa ditekuk hingga 180 derajat
  • Backlit pada tombol keyboard
  • Daya tahan baterai lama
  • Penyimpanan berupa SSD dan HDD
  • Suhu tidak panas

Minus

  • Bodi agak besar
  • USB type-C tidak support Thunderbolt 3
  • Slot RAM hanya satu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *